Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Minyak dan air

Seperti orang-orang yang saling tidak menyukai, sedapat mungkin berusaha menghindari, tidak mau bertemu apalagi bersatu.
***
Air adalah bahan pencampur terbaik di dunia, benda cair yang satu ini bercampur, berbaur akrab, bahkan berhubungan intim dengan hampir apa saja.
Jenis zat yang dapat dilarutkan oleh air lebih banyak dibanding yang dapat dilarutkan oleh zat cair lain.
minyak dan air
Tapi ada sekelompok zat yang paling tidak disukai oleh air dan sedapat mungkin dihindarinya yaitu MINYAK.
Air tidak pernah mau memeluk minyak untuk membasahinya, apalagi melarutkannya. Air bergulir begitu saja sewaktu jatuh di punggung seekor itik karena bulu-bulunya yang berminyak. Bulu-bulu itu juga tidak menjadi basah walau si itik baru menyelam.

Juga seperti para undangan dalam sebuah rapat RT, molekul-molekul mereka pastilah memiliki beberapa kesamaan sehingga dapat bergaul akrab.
Untuk molekul-molekul air dan minyak praktis tidak memiliki kesamaan. Air, terdiri atas molekul kecil beratom tiga; dua atom hidrogen dan sebuah atom oksigen.

Hukum Termodinamika ala maling

Merasakan kemalangan tetangga secara ilmiah,.... (hukum termodinamika) 😀
Ya..melihat mobil yang diparkir didepan rumah, keempat rodanya diganjal batu bata... (ala maling)
😆😆😆
Simpati dengan rasa ilmiah?.. Bukan apa, kebetulan pernah baca di buku Fisika siswa mengenai Hukum II Termodinamika.

Lalu hubungannya?
Menurut buku yang dilengkapi ilustrasi yang menarik itu, Hukum Termodinamika II yang dianggap sebagai salah satu hukum dasar ilmu fisika, menyatakan bahwa pada kondisi normal semua sistem yang dibiarkan tanpa gangguan cenderung menjadi tak teratur, terurai, dan rusak sejalan dengan waktu.
maling ban mobil

Seluruh sesuatu (benda) yang hidup atau mati, akan aus, rusak, lapuk, terurai, dan hancur, hilang - logam akan berkarat, kayu melapuk dan manusia menua keriput.

Akhir seperti ini mutlak akan dihadapi semua makhluk dengan caranya masing-masing dan menurut hukum ini, proses yang tak terelakkan ini tidak dapat dibalikkan.

Lupa,lupa..lupa

lupa
Kasus, dalam uji daya ingat siswa yang sederhana, membaca beberapa paragraf  materi di buku selama sekian menit. Kemudian menutup buku, tanpa melihat lagi, diajukan beberapa pertanyaan mengenai isi bacaan tersebut ...alhasil banyak yang lupa.😜😛😚😙
***
Fenomena yang dapat terjadi pada siapa saja. Disekolah para guru memandang lupa sebagai gejala yang menyedihkan, yang seharusnya tidak ada, namun mau tidak mau harus dihadapi. Mungkin saja ada guru yang frustasi, karena siswa lupa akan bahan pelajaran yang sudah diajarkan.
Dalam belajar, lupa kerapkali dialami dalam bidang belajar kognitif, dimana siswa harus banyak " belajar verbal", yaitu belajar menggunakan bahasa ( bicara ).
Penyampaian guru secara verbal( ceramah) cenderung mudah terlupakan, kecuali bila dalam menjelaskan sesuatu itu lebih mendekati kenyataan.

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas