Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Anak jangan dijadikan obyek

guru dan siswa
Anak (baca siswa) jangan djadikan obyek kreatifitas orang dewasa (baca orangtua dan guru). Orang dewasa hanya mempunyai fungsi pengarah, pembimbing bukan yang menentukan.
Jika memberikan tugas kepada anak dan mereka atau pihak lain berkeberatan maka bisa dipertanyakan kebijakan, wawasan atau pengetahuan dari orang dewasa tersebut (pengalaman menjadi salah satu nilai).

Apalagi dengan adanya kasus-kasus asusila, kekerasan, atau siswa dijadikan lahan duit- disuruh beli ini itu oleh gurunya untuk kepentingan pribadi, tentu ini menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan kepada anak.

Jangan merasa tugas yang dibebankan kepada anak adalah untuk menggali kreatifitas mereka, dari satu pihak.
Tentu lebih baik memberikan kebebasan mereka untuk memilih (jika menolak tugas dengan alasan yang logis) dan bisa diterima kemudian dicarikan tugas pengganti.

Paradigma pendidikan seutuhnya adalah membiarkan anak untuk mandiri sehingga pada akhirnya tidak memerlukan lagi seorang dewasa (orangtua atau guru) disisinya - mencari sendiri setelah dengan referensi, bimbingan yang ditawarkan, disajikan, diuraikan, dijelaskan oleh orang dewasa.

Hujan

hujan anugerah
Membahas tentang hujan adalah menyenangkan, ya...ini relatif bergantung pribadi masing-masing.
Hujan sebagai kesenduan yang riang, menyenangkan. Mengapa tidak!?.. beban seperti lepas, terbantukan dengan melihat air tercurah dari langit. Beban yang tertahan menjadi "plong" begitu hujan turun, melimpah ke bumi.

Dan agar pribadi ini bisa bersyukur, belajar berpikir secara luas (tidak sempit), bahwa setiap hujan adalah anugerah, rahmat Tuhan bagi alam bumi.

Sebagai penguat, dalam al Qur'an banyak tersirat/tersurat tentang hujan. Penguat hati yang didalamnya terdapat iman.

Rain and yellow handkerchiefs

hujan
Rain and yellow handkerchiefs
The yellow color gives the sense of warmth and a sense of happiness and seemed to want to stir the desire to play. In other words, this color also implies upbeat, lively and joyful. In terms of psychology where the color yellow can stimulate the mind and mental activity.

Warna kuning memberi arti kehangatan dan rasa bahagia dan seolah ingin menimbulkan hasrat untuk bermain. Dengan kata lain warna ini juga mengandung makna optimis, semangat dan ceria. Dari sisi psikologi keberadaan warna kuning dapat merangsang aktivitas pikiran dan mental.

Dan hujan adalah keberkahan bagi kehidupan bumi, dalam bahasa puisi bisa dikatakan juga sebagai kesenduan yang menyenangkan, sesuatu yang tertahan kemudian tercurahkan menumbuhkan rasa bahagia.

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas