Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Guru terbang ke Awan

guru terbang ke awan
25-26 April 2016, guru-guru pada dilatih terbang menuju awan - cloud (guru terbang ke awan) untuk menjadikannya media belajar dan pembelajaran (program PT. Telkom Indonesia).
Dari Pelatihan tersebut, diharapkan hasil keluarannya (output) adalah:
Guru dapat menemukan, memberdayakan dan menggunakan bahan ajar berbasis cloud.
Guru dapat memproduksi konten sederhana maupun kompleks yang diletakkan di cloud untuk kemudahan sharingnya.
Guru dapat berkolaborasi melalui cloud dengan guru lain dan siswa.
Guru dapat memberdayakan berbagai aplikasi berbasis komputasi awan untuk melakukan kegiatan pembelajaran secara online.

Mengapa Kartini?..Karena..

Mengapa Kartini? Karena....Penokohan Kartini tidak terlepas dari peran Belanda,dan pemerintah dengan sadar atau tidak terus memakai..mengembangkannya, dan menutup mata dengan peran tokoh perempuan (pahlawan) lain.
***
Usaha pengumpulan dana ini lebih memperkenalkan nama Kartini, serta ide-idenya pada orang-orang di Belanda. Harsja Bachtriar kemudian mencatat: “Orang-orang Indonesia di luar lingkungan terbatas Kartini sendiri, dalam masa kehidupan Kartini hampir tidak mengenal Kartini dan mungkin tidak akan mengenal Kartini bilamana orang-orang Belanda ini tidak menampilkan Kartini ke depan dalam tulisan-tulisan, percakapan-percakapan maupun tindakan-tindakan mereka.”
Karena itulah, simpul guru besar UI tersebut: “Kita mengambil alih Kartini sebagai lambang emansipasi wanita di Indonesia dari orang-orang Belanda. Kita tidak mencipta sendiri lambang budaya ini, meskipun kemudian kitalah yang mengembangkannya lebih lanjut.”

Mengapa hanya Kartini ?

21 April sudah lewat, dan seperti biasa anak-anak sekolah serta gurunya ramai merayakan "hari Kartini", kalau mau jujur dan belajar, emansipasi apa yang sudah diangkat kartini dan bedakan antara hanya ide dengan bukti nyata secara konkrit mewujudkan ide emansipasi.
Mengapa hanya Kartini ? - bukan bermaksud mengecilkan Kartini, fakta bahwa banyak perempuan-perempuan Indonesia dimasanya atau bahkan jauh sebelum dia lahir sudah lebih dahulu mewujudkan ide-idenya.
***
Ada yang menarik pada Jurnal Islamia (INSISTS -Republika) edisi 9 April 2009 lalu. Dari empat halaman jurnal berbentuk koran yang membahas tema utama tentang Kesetaraan Gender, ada tulisan sejarawan Persis Tiar Anwar Bahtiar tentang Kartini. Judulnya: “Mengapa Harus Kartini?”
Sejarawan yang menamatkan magister bidang sejarah di Universitas Indonesia ini mempertanyakan: Mengapa Harus Kartini? Mengapa setiap 21 April bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini? Apakah tidak ada wanita Indonesia lain yang lebih layak ditokohkan dan diteladani dibandingkan Kartini?

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas

Labels

Pengembangan pendidikan siswa Perenungan wawasan belajar Pembelajaran manusia guru agama Aplikasi Gratis Metode Dinamika Indonesia Allah hidup sekolah Linux Tuhan anak Open source SDM kondisi orangtua Penyegaran aplikasi sejarah Pendidikan Agama Islam kurikulum 2013 pelajaran alQuran cerita Islam award dan tag blogger kreatifitas media Inisiatif gaya hidup sosial teman PAI hadits lingkungan Internet cinta tauhid Aplikasi pendidikan Regulasi komputer teknologi Tafsir budaya pemimpin perilaku aplikasi linux rasa Google Keamanan harmonisasi ilmu balikpapan hati hikmah ibnu katsir iman kecerdasan kontes artikel manfaat otak Al-Fatihah pelajaran matematika rekayasa Tradisi alam berita karakter mata air desain grafis ikhlas kepribadian semester shalat ubuntu alternatif analisis aplikasi bantu atom distro fisika gaya belajar jaringan kesadaran kimia listrik molekul nilai ideal perangkat pembelajaran portabel prakarya&kewirausahaan puasa ramah lingkungan sahabat sistem Office aryadevi asmaul husna efisiensi energi facebook game gaya green computing jiwa kompetensi dasar pengetahuan magnet media sosial membersihkan perangkat lunak program setan ujian Gerakan Pramuka IP Jalalain angin bergerak berhitung bosan browser bugil bullying ciri berpikir kreatif efektivitas hadits qudsi hari raya hikayat balikpapan home visit hukum termodinamika ibu info jalan kedisiplinan kewalian kleptomania kosong legenda ma'rifat masyarakat partikel pelabelan produk pelestarian praaksara sejuk silabus supervisi guru topeng utility zakat fitrah ruang lingkup