Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Seyogyanya tentang Perencanaan Pendidikan

Kemajuan dalam bidang pendidikan bukan hanya ditentukan oleh jumlah anak yang dapat ditampung di sekolah, peningkatan jumlah pelajar, jumlah gedung, guru dan sebagainya.
Tetapi apakah hasil pendidikan tersebut dapat memenuhi keperluan pasar kerja, atau dapat membuat individu menjadi sejahtera dan menjadi bermoral, berakhlak, beretika...sehingga jika menjadi pemimpin kelak dapat amanah.
Selama ini masih terdapat pandangan bahwa kemajuan itu dilihat dari banyaknya murid yang berhasil lulus, sedangkan bahwa kelulusan itu dapat berhasil di masyarakat atau di sekolah lanjutannya tidak pernah dipersoalkan, atau "dicarikan pemecahannya". Secara singkat dapat dikatakan bahwa prinsip pemerataan dan peningkatan mutu mesti diatur dengan harmonis.

Suatu siklus pendidikan berlangsung 10-20 tahun, dan jadi tidak bisa diharapkan hasilnya dalam waktu 1-2 tahun ( perencanaan jangka pendek ). Kebanyakan pelaksanaan kebijakan pendidikan ini mengalami kegagalan, atau malah mungkin tidak diketahui apakah berhasil atau gagal, karena berlangsung hanya sepintas lalu saja, lalu disusul lagi dengan kebijakan baru. Kesempatan untuk menilai dan merevisi jarang sekali ada.

Perencanaan Pendidikan bertujuan juga agar biaya yang sedikit dapat diinvestasikan seefisien mungkin, mencari upaya untuk mengurangi pemborosan pendidikan. Dan kesinambungan antara organisasi administratif yang mengolah data secara tepat, sehingga dapat memperhitungkan keperluan tenaga guru bagi setiap jenis dan tingkatan sekolah, perlu mengetahui jumlah murid dari setiap sekolah dan jenis pelajaran yang diberikan.

Sebagaimana dimaklumi bahwa pelaksanaan pendidikan tidak semata tanggung jawab pemerintah, tapi juga kebersamaan antar keluarga, masyarakat dan pemerintah. Dengan demikian asas integrasi yang telah ada tidak hanya mencakup integrasi daripada segala usaha dan kegiatan tapi juga integrasi dan pendayagunaan semua sumber-sumber yang tersedia.

Sumber inspirasi : Dra.Ananiah, M.M.Pd ( STAIN Samarinda )

26 komentar:

  1. lokomotif amankan tempat yang pertamaxxxx,,,,,

    mantab postingannya bang,,,,
    peternakan-hasilkan-51 %-gas-rumah-kaca

    BalasHapus
  2. Artikel yang menarik sobat. terus berkarya dalam ruang pendidikan demi anak bangsa. Terimakasih kunjungannya sobat...Salam kenal dan salam persahabatan

    BalasHapus
  3. Pendidikan untuk anak negeri... Hebat dan Salut untu itu... Semua sinyalemen pendidikan memang harus bersinergi untuk cerdaskan anak negeri.Yang perlu ditambahkan cerdas, beriman, berakhlah dan bersosial...Terima kasih.

    BalasHapus
  4. Kasian anak didik yang "seolah olah" hanya sebagai kelinci percobaan bagi para pembuat keputusan.. semoga Pendidikan Indonesia semakin maju.
    Selalu semangat untuk para pendidiknya

    BalasHapus
  5. masalahnya orang kita (indonesia ) suka yang instan, sehingga program yang sedang berjalan saja sudah dianggap gagal, maka ada istilah ganti menteri ganti program

    BalasHapus
  6. pendidikan Indonesia masih menyedihkan ...
    Tugas pendidik semakin berat ...
    ^_^

    hehehe ...

    but never give up ... i'm support u all ...

    BalasHapus
  7. salam sobat
    semoga makin maju pendidikan di sekolah mas Arya,,agar ngga kalah dengan pendidikan di luar Indonesia.
    itu foto sekolah mas Arya ya,,?

    BalasHapus
  8. @ M.Rizal:thanks mas Rizal..:)
    @shine : salam kenal dan persahabatan pula...:)
    @Riesta: nice U foto juga ris..
    @UMS Edukasi : iya bu, semoga jadi begitu...:)

    @100ABC blog :iya semoga tetap semngat dan kami tetap kok...semangat

    @pakde sulas: terimakasih pakde atas kunjungannya...

    @Nura : iya bu itu wajah sekolah kami SMALA ( SMA liMA )

    BalasHapus
  9. assalamualaikum

    setuju sob..

    harus diperhatikan bener2 tu kata pendidikan. jadi bukan hanya label didepan sekolah..tapi memang dipraktekan juga..

    BalasHapus
  10. inet saya sakit..jadi siput kalo mw silaturahmi...

    BalasHapus
  11. iya sob..sabar memang menghadapi cobaan ini...hehehe..

    yg penting tetep semangat sobat...

    BalasHapus
  12. pendidikan merupakan gerbang menuju kesuksesan. :)

    BalasHapus
  13. tingkatkan terus mutu pendidikan bangsa kita, kelak bila kita yakin akan bisa menyamai negara2 yang maju.

    MAN JADDA WAJADA... siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan sukses.....

    Tuntutlah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya, dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat. (HR. Ar-Rabii’)

    BalasHapus
  14. artikel yang bagus dan bermanfaat, thanks ya,,,

    makasih juga telah berkunjung....

    BalasHapus
  15. Assalamualaikum..silarurahmi...

    BalasHapus
  16. betul, sekolah bukan hanya sekedar lulus saja tapi bagaimana penerapannya akan hal2 yang telah diajari oleh para guru

    BalasHapus
  17. setuju mas, pelaksanaan pendidikan bukan cuma tanggung jawab pemerintah, tapi juga para warga dan orang tua murid yg bersangkutan...

    BalasHapus
  18. salam,.,


    kamu guru skolah rendah ke skolah menengah.,

    ke dekat indonesia sistem macam mana?

    BalasHapus
  19. Betul itu bapak guru. tapi saya heran ya, kenapa tiap tahun anggaran pendidikan bertambah, tapi biaya untuk sekolah tambah besar juga ya pak?

    BalasHapus
  20. pendidikan dinegara ini emng harus segera berbenah agar mampu menghasilkan anak didik yang profesional

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
    makasihhh
    :D

    BalasHapus
  21. perencaan pendidikan menag sangatlah penting dan harus diwajibkan heheh

    blogwalking

    BalasHapus
  22. ya..ya..ya..setuju pak..
    perlu perencanaan yg lebih..

    trkadang kita lupa mutu pendidikan lebih penting daripada jumlah lulusan siswanya..
    yang terjadi, segala hal dihalalkan untuk mencapai tongkat kelulusan yang tonggi..
    namun lupa dgn hasil yg didapat si anak...

    BalasHapus
  23. salam sobat
    yupz setuju dengan perencanaan pendidikan ini mas,,
    semoga lebih baik dan sukses.

    BalasHapus
  24. membuka mata saya dan menambah wawasan tentang pendidikan..
    nice post! :)

    BalasHapus

(Terima kasih sudah mau berkunjung ke Blog Arya-Devi sudut kelas media belajar siswa)
Komentar Anda sebagai masukan berharga dan juga sebagai jalinan interaksi antar pengguna internet yang sehat. Dan jika berkenan mohon dukungannya dengan meng-klik tombol G+.

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas