Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Law of the harvest

Kata-kata mutiara karya Samuel Smiles dalam puisi Law of the harvest (Hukum Panen); we tend to reap what we sow (Kita cenderung menuai yang kita tanam).

LAW OF THE HARVEST
Sow a thought
Reap an action
Sow an action
Reap a habit
Sow a habit
Reap a character
Sow a character
Reap a destiny

HUKUM PANEN
tanamlah pemikiran
kau akan menuai tindakan
tanamlah tindakan
kau akan menuai kebiasaan
tanamlah kebiasaan
kau akan menuai watak
tanamlah watak
kau akan menuai nasibmu

Law of the harvest (Hukum panen) dengan jelas mengungkapkan bahwa kita akan dapat memetik hal-hal yang baik jika kita menanamkan pemikiran-pemikiran yang baik dan sehat.
Jika analogi ini digunakan untuk mengamati situasi yang tengah dialami bangsa kita,keterpurukan sesungguhnya merupakan hasil dari yang ditanam selama ini.

Karena sudah berupa panen atau hasil... secara logika maka pohon yang tidak baik yang mesti ditebang dan diganti dengan menanamkan pohon pemikiran, perilaku sehat.
Walau pohon yang mesti ditebang sudah berakar kusut, panjang, melebar. Memberi pengaruh tidak hanya pada pohon-pohon muda, tetapi juga bibitnya.
Masih ada dan ada (lebih) dari pelaku yang bekerja keras, panjang, tekun dan optimis. Dengan keyakinan bahwa pelan namun pasti semua akan berganti dan menghasilkan panen yang sehat dan melimpah menyejahterakan.

15 komentar:

  1. menanam yang baik bisa memanen yg baik pula ya

    BalasHapus
  2. Tanamlah sebanyak mun gkin bibit kebaikan mulai detik ini,,
    entah kapan di panennya,, yang pasti itu pasti akan berbuah kebaikan pula..

    BalasHapus
  3. jika sudah tahu begini, seyognyalah kita selalu menanam kebaikan di semua bidang kehidupan, juga kita tanamkan hal yang baik-baik kepada anak-anak kita, sehingga nantinya mereka menjadi anak yang baik, sholeh dan sholeha

    BalasHapus
  4. o iya, mungkin ada info, dimanakah kawan "JOLA" si empunya "Blog Seadanya"?, lama sekali tidak pernah kelihatan

    BalasHapus
  5. @pakde sulasgak tau juga pak, kemarin juga sy pernah tanyakan...mmmmm...ada banyak kesibukan yg lain mungkin.......

    BalasHapus
  6. intinya siapa yang menanam dia yang memetik hehehe,,

    Selamat pagi Devi salam kenal

    BalasHapus
  7. yang nanem sapa, yang nebang pohon sapa, dan yang kena imbas dari penebangan pohon itu seluruh penduduk.. :)

    *apa kabar mas..?

    BalasHapus
  8. hukum tuai tabur ya....puisinya bagus.

    BalasHapus
  9. eh maksudnya hukum tabur tuai..hi hihi..kebalik...

    BalasHapus
  10. kesimpulan na "anda menjadi apa yang anda pikirkan"

    salam kenal dari blogger banyuwangi ;)

    BalasHapus
  11. Salam sahabat
    Wah saya telat
    Sangat memotivasi saya mas bagitu bermakna terima kasih

    BalasHapus
  12. siapa menanam dia yg memetik.. atau.. ?? hmm...

    BalasHapus
  13. "tiada kebaikan yang tersiakan, dan tiada kejahatan melainkan mdpat blsan yg ssuai"

    BalasHapus
  14. btw kmren sempet nyasar ke www.aryadevi.blogspot.com :~
    sereemmm

    BalasHapus
  15. Membaca dengan seksama :P

    BalasHapus

(Terima kasih sudah mau berkunjung ke Blog Arya-Devi sudut kelas media belajar siswa)
Komentar Anda sebagai masukan berharga dan juga sebagai jalinan interaksi antar pengguna internet yang sehat. Dan jika berkenan mohon dukungannya dengan meng-klik tombol G+.

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas