Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Seberapa perlu Video Card untuk PC ?

Pengembangan teknologi Video card tiada henti. Tujuan utama adalah membuat tampilan gambar yang senantiasa serealistik mungkin. Dengan mencoba meningkatkan kemampuan graphic, processor dengan tambahan fitur ekstra, dan RAM dengan kecepatan yang jauh lebih cepat. Sebetulnya hanya itulah yang selalu dicoba untuk dikembangkan. Untuk mendapatkan hal itu semua, dibutuhkan pengorbanan yang mahal. Sebuah produk video card high-end dapat mencapai lebih dari US$500 atau seharga satu unit PC, kelas menengah.
      Lalu, yang menjadi pertanyaan mendasar berikutnya adalah untuk apa dan siapa target penggunanya ?
Untuk kebanyakan pengguna PC, jelas bukan target dari produk-produk tersebut.
Kembali kepada sisi keperluan penggunaan PC dalam pemilihan sebuah video card. Sebenarnya aplikasi yang paling akan terpengaruh kinerjanya dari kehadiran video card yang berkualitas adalah game.
Kalangan pengembang game yang ingin memberikan tampilan realistik pada produk game-nya, memerlukan sebuah video card yang mampu melayani itu.
Tanpa video card yang memadai, maka akan diambil alih oleh CPU. Hasilnya tentu tidak maksimal dan yang paling sering terjadi adalah penurunan frame rate ( mutu gambar menurun ).
Beberapa aplikasi lain seperti Auto CAD, image editing atau video editing tentu juga akan terbantu dengan video card yang berkualitas.
Sedang untuk video card kelas consumer bukanlah pilihan yang tepat untuk keperluan dan aplikasi-aplikasi diatas.
      Tetapi sekali lagi, dalam menggunakan alat atau komputer, dikembalikan  pada profesi dan segi rutinitas / keperluan kerja. Baik itu spesifik CPU atau video card.
Mengutamakan segi mendasar dari fungsi peralatan ( komputer ) yang dipakai, bisa jadi alasan untuk tidak terpengaruh dengan perkembangan teknologi berbagai hardware tersebut.
Atau untuk yang mempunyai dana tidak terbatas...ya sah-sah saja,  menambah bahkan mengganti keseluruhan software dan hardware-nya.
Ini juga menyangkut masalah selera dan mungkin gengsi...^_^

11 komentar:

  1. Kalau buat design grafis butuh video card yang bagus juga..

    BalasHapus
  2. Semua tergantung kebutuhan, kalo cuma buat gengsi lebih baik nggak usah pake yang lebih-lebih, sayang video cardnya

    BalasHapus
  3. yup..semua keputusan tergantung pada kebutuhan...:)
    tp, menyangkut gengsi jg bs mas..tergantung lagi pd masing2 individunya..hehe..

    BalasHapus
  4. kalo masih ada vga ya mending pake itu aja
    kecuali emang udah di perluin banget.

    BalasHapus
  5. Salam
    Klo saya ngga perlu2 amat kawan..Lagian ngga gengsi juga koq, ngga tau deh klo yg lain. Kan bisa pke alternatif lain sama seperti jawaban kawan2 diatas...

    Salam kawan

    BalasHapus
  6. iya..fungsinya relatif banget untuk tiap orang.:)

    BalasHapus
  7. Betul tuh rata2 penggunaan komputer skrng ini hanya utk pekerjaan kantor dan internet dengan peralatan standar semua sdh terpenuhi dan rasanya sayang kalau komputer hanya utk ngetik di ms. Word kita mesti upgrade hbs2an. Lgian komputer cuma kita yg pakai dirumah mau gengsi sama siapa?

    BalasHapus
  8. salam kenal, kunjungan balik ditunggu di sini http://ramlannarie.wordpress.com/ dan http://ramlannarie.blogspot.com/

    BalasHapus
  9. Memang kalau mau yang lebih segalanya ya harus berani biayakan... Maaf baru bisa nongol di dunia maya, mohon respon positifnya.

    BalasHapus
  10. menurut pakde semua itu kembali kepada tujuan dan kebutuhan dari pengguna, jika dalam kesehariannya tidak memerlukan video card , jadi buat apa susah-susah beli perangkat yang mahal?

    BalasHapus

(Terima kasih sudah mau berkunjung ke Blog Arya-Devi sudut kelas media belajar siswa)
Komentar Anda sebagai masukan berharga dan juga sebagai jalinan interaksi antar pengguna internet yang sehat. Dan jika berkenan mohon dukungannya dengan meng-klik tombol G+.

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas