Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Pendidikan Seumur Hidup

Konsep pendidikan seumur hidup merumuskan suatu asas bahwa pendidikan adalah suatu proses yang terus menerus dari bayi sampai akhir hayat.
Istilah pendidikan seumur hidup ( life Long Integrated Education ) tidak dapat diganti dengan istilah-istilah lain sebab isi dan luasnya tidak persis sama, seperti istilah out of school education, continuing education, adult education, further education, recurrent education.
Sebenarnya ide pendidikan seumur hidup telah lama ada dalam sejarah pendidikan, tetapi baru populer sejak terbitnya buku Paul langrend : An Introduction to Life Long Education, sesudah perang dunia II. Kemudian diambil alih oleh International Commision on the Development of Education ( UNESCO ).
Dalam GBHN dinyatakan bahwa " pendidikan berlangsung seumur hidup dan dilaksanakan di dalam lingkungan rumah tangga, sekolah dan masyarakat. Karena itu, pendidikan ialah tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah".
Hal ini berarti bahwa setiap manusia Indonesia diharapkan supaya selalu berkembang ( menjadi pengembangan ) sepanjang hidup dan dilain pihak masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat menciptakan situasi yang menantang untuk belajar.
Prinsip ini berarti, masa sekolah bukanlah satu-satunya masa setiap orang untuk belajar, melainkan hanya sebagian dari waktu belajar yang akan berlangsung seumur hidup.

9 komentar:

  1. mantap sob, belajar tdk ada kata habis! Karena semakin kita pintar semakin bodoh kita rasanya karena ilmu yg dipahami juga akan terus berkembang menyadarkan kita bahwa masih banyak hal-hal yg belum kita pahami dan terus mencoba untuk mencari jawaban yg disebut belajar lagi dan terus belajar

    BalasHapus
  2. salam sahabat
    sekilas membaca bahwa pendidikan ini boleh dikatakan tidak akan pernah berhenti karena pendidikan dengan sebuah kelanjutan dan prinsip learn not about age sangat berperan penting bener gak mas

    BalasHapus
  3. yups belajar sampai ke liang lahat... hiii

    BalasHapus
  4. setuju mas
    belajar itu memang tak mengenal waktu...

    BalasHapus
  5. Harusnya pendidikan formal juga bisa seumur hidup ya.. Sebaiknya kampus-kampus atau sekolah tidak membatasi usia pelajarnya.

    BalasHapus
  6. intinya selama hayat masih dikandung badan maka kita wajib selalu mencari ilmu/belajar sesuatu yang belum kita ketahui, baik itu urusan dunia dan urusan akherat(bagi yang percaya kalo dunia akherat itu ada)

    begitukan pak guru?

    BalasHapus
  7. betul itu... kan tidak ada batasan apapun untuk berhenti belajar....
    semangat belajar ^_^

    BalasHapus
  8. blognya bagus
    mari bertukar link dengan
    http://blog.umy.ac.id/tutorialblogging/
    ditunggu kabar nya, terima kasih

    BalasHapus
  9. Betul bang ... kesejatian manusia adalah ia tidak boleh berhenti belajar. Mana kala ia berhenti belajar karena merasa sudah pintar, itu hal yang salah. Belajar apapun, dari mana pun, dari siapa pun. Walau dari anak2 sekalipun, dari alam, dari yang sudah meninggal, dari kesedihan, dari keterpurukan ...

    BalasHapus

(Terima kasih sudah mau berkunjung ke Blog Arya-Devi sudut kelas media belajar siswa)
Komentar Anda sebagai masukan berharga dan juga sebagai jalinan interaksi antar pengguna internet yang sehat. Dan jika berkenan mohon dukungannya dengan meng-klik tombol G+.

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas