Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Bukankah Kami telah melapangkan

Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?
dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
yang memberatkan punggungmu?
Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu,
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,
dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
(Al-Qur'an: Surat ke 94- Alam Nasyrah 1-8)

Tuhan sudah memberikan penegasan bahwa sesudah kesulitan pasti datang kemudahan. Sesudah kegagalan pasti akan datang keberhasilan. Sesudah kekalahan akan datang kemenangan. Sesudah kesedihan akan datang kegembiraan. Kami (Tuhan dan segenap kekuasaanNya) telah menyediakan ..telah melapangkan.

Pada prinsipnya, tidak akan pernah terjadi seseorang selalu dalam kesulitan atau kesusahan.
Ini pada pribadi sendiri sangat menyakini,...tidak mungkin Tuhan memberikan takdir kepada manusia untuk selalu mendapat kesulitan dan kegagalan.
Jadi, jika pada awal kita mencoba suatu usaha dan tidak berhasil!
Gantilah dengan rencana lain yang baru dan coba lagi dengan cara-cara baru.
Jangan cepat menyerah untuk selalu mencoba, menjadi seseorang dengan karakter pemburu keberhasilan hidup....dengan relatifitas yang bisa berdimensi ruang tingkat tinggi....keberhasilan dunia dan akhirat ...^__^

10 komentar:

  1. saya percaya ujian itu memang tergantung keimanan seseorang. banyak mendapat rejeki dan ujian sekaligus. tapi yang paling sulit adalah mensyukuri musibah, meyakini bahwa akan mendapat hikmah dari itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. sangat sulit untuk mensyukuri musibah...tidak juga lalu berpikir ini ujian dengan selalu mengingat segala amal perbuatan baik kita, ..itu juga belum tentu...lalu bisa jadi memang azab untuk teguran atas segala dosa kita wallahu 'alam bisawab..

      Hapus
  2. manusia diciptakan dan hidup di dunia ini adalah ujian. Miskin ujian, kaya ujian, senang ujian, susah ujian. Pertanyaannya, apakah dengan ujian-ujian tersebut semakin menjauhkan atau semakin mendekatkan pada Alloh Ta'ala atau tidak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Pak Ies...diberi musibah lalu mendekat..atau diberi rizki semakin mendekat....serba relatif bergantung kedekatan dan keyakinan pemahaman masing-masing...

      Hapus
  3. Semoga kita dimudahkan dari segala urusan dan dihindari dari segala musibah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. media belajar siswa15 Oktober 2012 13.56

      amin...^__^

      Hapus
  4. Ayahku selalu mengutip ayat itu didepan kami jika kami mulai keliatan rusuh, manyun dan cemberut bila ada masalah. Dan kami sangat meyakini janji Allah tersebut :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba wi....ayat ini selalu dibaca jika saat-saat lagi goyah..untuk menguatkan kembali dan memotivasi dalam usaha..

      Hapus
  5. setelah kesulitan akan ada kemudahan itu benar sekali ya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. media belajar siswa15 Oktober 2012 13.58

      benar bu....kita sama meyakini bukan?..bu? ^_-^

      Hapus

(Terima kasih sudah mau berkunjung ke Blog Arya-Devi sudut kelas media belajar siswa)
Komentar Anda sebagai masukan berharga dan juga sebagai jalinan interaksi antar pengguna internet yang sehat. Dan jika berkenan mohon dukungannya dengan meng-klik tombol G+.

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas