Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Daging dan darah

daging merah
Anda senang makan daging setengah matang?
Yang masih terlihat kemerahan, beberapa orang mengatakan hiii.., masih ada darahnya!!..hahaha....yah masalah selera, tidak jadi persoalan bagi si penyuka daging setengah matang
(lebih terlihat kalau daging disate atau di panggang).

Sebenarnya tidak ada darah dalam daging (baik yang sudah dipanggang setengah matang atau pun masih mentah).

Darah adalah cairan merah yang mengalir melalui pembuluh nadi dan pembuluh balik dalam semua makhluk hidup. singkatnya di tempat pemotongan hewan atau siapa saja yang melakukan penjagalan, begitu hewan dipotong lehernya, langsung ditiriskan sampai semua darah keluar, yang tertinggal mungkin hanya yang terperangkap didalam jantung dan paru-paru.


Daging adalah sekerat jaringan otot, bukan komponen sistem peredaran darah.
Darah berwarna merah karena mengandung Hemoglobin, sebuah protein pengangkut oksigen.

Sedangkan warna merah pada otot daging terjadi karena sebuah senyawa kimia, mioglobin, sebuah protein yang menyimpan oksigen tepat dalam jaringan otot, yang senantiasa siap bila sewaktu-waktu diperlukan untuk pengerahan tenaga mendadak.
Suatu kebetulan jika kedua senyawa tersebut sama-sama berwarna merah dan berubah menjadi coklat setelah dimasak.

(Dan sesungguhnya di alam ini tidak ada yang tanpa alasan dalam penciptaannya, semua terjadi pasti ada suatu sebab dan akibat. Dalam hal ini Hemoglobin maupun Mioglobin sama-sama protein yang mengandung besi).
dagingTiap daging memiliki kandungan mioglobin yang berbeda-beda, karena tiap hewan mempunyai tingkat keperluan berbeda dalam soal oksigen cadangan dalam otot untuk pengerahan energi secara mendadak.

Daging Babi, hewan yang dikenal malas, mengandung mioglobin lebih sedikit daripada Sapi. Daging ayam juga lebih sedikit, apalagi ikan.


"Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. (QS Al Qamar, 54:49)"

Gambar:http://www.google.co.id/imghp?hl=en&tab=wi

6 komentar:

  1. yah enaknya mah kalo matang....
    :)

    BalasHapus
  2. ooh gitu ya tidak ada darah dalam daging

    BalasHapus
  3. Wah lalu bagaimana denganhewan yang tak dipotong dengan sempurna ya,... dipukul atau malah dengancara yang laian. kan darahnya ga keluar...

    BalasHapus
  4. saya pernah dikasih sate setengah matang, hem rasanya gimana gitu Pak kok kurang marem karena bau dagingnya masih terasa, tapi kalo sato terlalu gosong juga ndak baik karena yang kita makan justru arang dari daging yang rusak gosong.
    saya sepakat bahwa daging yang hewannya sudah dipotong dengan benar, maka cairan darahnya sudah terpisah.
    Namun ada juga saya pernah melihat sendiri, ada orang yang dengan alasan pingin makan daging panggang plus darah utuh, maka hewan tersebut dimatikan dengan jalan ditenggelamkan dalam air lalu di bakar guling. Sungguh kasihan mematikan hewan seperti itu

    BalasHapus
  5. Subhanallah, jika di teliti sungguh luar biasa ciptaan-Nya.

    BalasHapus
  6. hmmm daging setengah matang rasanya seperti apa yaaa????
    kalo makan daging mentah hmm seperti manusia kanibal donggg..ugghhhh

    BalasHapus

(Terima kasih sudah mau berkunjung ke Blog Arya-Devi sudut kelas media belajar siswa)
Komentar Anda sebagai masukan berharga dan juga sebagai jalinan interaksi antar pengguna internet yang sehat. Dan jika berkenan mohon dukungannya dengan meng-klik tombol G+.

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas