Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Hadits Qudsi

Al-Maula al-Kirmani pada bagian awal kitabnya kitab al-Shaum mengatakan, "Lafazh-lafazh al-Qur'an itu mengandung mukjizat. al-Qur'an diturunkan lewat perantara Malaikat Jibril. Ada istilah lain yang lazim dipergunakan untuk mengungkapkan hadits qudsi, yaitu hadits Ilahi dan hadits Rabbani."

Lebih lanjut al-Kirmani mengatakan,"Jika anda bertanya, bukankah semua hadits Nabi seperti itu? Dan bukankah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah berbicara karena dorongan hawa nafsunya?"
Menjawab pertanyaan ini saya ingin mengatakan,"Jika hadits qudsi, maka ia disandarkan kepada Allah Ta'ala dan diriwayatkan dari -Nya, tidak begitu halnya dengan riwayat selain hadits qudsi."
Juga ada ulama yang mengatakan, bahwa letak perbedaannya ialah dari segi kalau hadits qudsi merupakan kabar yang terkait dengan penyucian Zat dan sifat-sifat Allah Yang Suci, tidak demikian dengan hadits Nabi.

Ath-Thayyibi berkata,"Al-Qur'an adalah firman yang diturunkan oleh Jibril 'alaihisallam kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam. Sementara hadits qudsi merupakan pemberitahuan Allah lewat ilham atau mimpi Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliaulah yang mengungkapkan pemberitahuan Allah tersebut kepada umatnya dengan redaksi dari beliau sendiri.
Sedangkan hadits yang lain adalah riwayat yang tidak disandarkan kepada Allah dan tidak juga diriwayatkan dari-Nya."

Pendapat senada disampaikan oleh Hafidz at-Taftazani dalam kitabnya al-Fawa'id.

1 komentar:

(Terima kasih sudah mau berkunjung ke Blog Arya-Devi sudut kelas media belajar siswa)
Komentar Anda sebagai masukan berharga dan juga sebagai jalinan interaksi antar pengguna internet yang sehat. Dan jika berkenan mohon dukungannya dengan meng-klik tombol G+.

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas