Cari Artikel di blog Media Belajar Siswa

Loading
Untuk mencari artikel cukup ketikan kata kunci dan klik tombol CARI dengan mouse -Jangan tekan ENTER.

Pemuja syetan

syetan
Para pemuja syetan dengan segala implementasinya dalam dunia.
Dalam surat at-Taubah ayat 31, dijelaskan"Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah,..."
Dari kutipan ayat diatas dapat diperjelas dari satu riwayat ketika seorang yahudi masuk islam. Maka Rasulullah berpesan kepada Adi bin Hatim. Adi menyatakan bahwa mereka tidak menyembah rahib-rahib, kemudian Rasul meluruskan makna "menuhankan" itu. "Adalah mereka mengikuti apapun yang dilakukan para rahib itu, walau sampai menentang Allah".

(Bukan berarti bahwa Bani Israil menyembah dengan pengertian bersujud dan beribadah kepada para rahib, tapi maksudnya mereka mengikuti apa yang rahib-rahib lakukan, seperti ucapan, perilaku tersebut).

Ketika Allah menyebutkan kisah-kisah terdahulu seperti kaum yang mengikuti dan menyembah syetan, kita memahaminya bukan sekedar pendekatan historis. Ada ungkapan yang menyatakan "Sejarah akan mengulang dirinya."

Kalau dulu ada orang yang menyembah syetan, maka sekarang pun peristiwa yang sama juga telah terjadi. Walau ritual mereka mengikuti arus zaman, akan tetapi perilaku tetap seperti nenek moyangnya, yaitu menjadikan syetan sebagai tuhan, tempat bergantung dalam segala urusan dan permohonan.
Allah juga menjelaskan dalam al-Qur'an, surat al-Anfal ayat 30, tentang peristiwa hijrahnya Nabi,"Dan (ingatlah) ketika orang-orang kafir(Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah mengabaikan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya."

Asbabun nuzul dari peristiwa ini adalah, rencana permufakatan jahat orang kafir untuk membunuh Rasulullah, di malam ketika Rasul akan hijrah. Sebagian dari mereka mengusulkan agar Rasulullah ditangkap atau dipenjarakan saja.

Tetapi iblis yang waktu itu, menjelma menjadi seorang tua dari Najed (Riyadh) memberi usulan, agar mereka mengumpulkan para pemuda dan diberi pedang satu per satu, supaya darah Muhammad berceceran di pedang-pedang Quraisy itu, sehingga keluarga nabi (Bani Hasyim), tidak bisa menuntut balas, karena yang membunuh Muhammad banyak orang.
Dari riwayat ini bisa dipahami bahwa sejak zaman dulu telah terjadi kolaborasi antara syetan jin dan syetan manusia, untuk membuat konspirasi menghancurkan orang-orang beriman.

-Pembahasan Agama dalam aqidah dan kolaborasi syetan-
Gambar:frekuensi13.blogspot.com

11 komentar:

  1. Rasanya setan jaman sekarang banyak menyaru seperti orang alim. Bahkan fasih membaca ayat Qur'an... Setan berwujud manusia

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bu, perlu kita sama pahami mushab qur'an yang tercetak mudah dibaca oleh siapa saja, tetapi untuk yang sejatinya sulit.

      Hapus
  2. Setan itu yang suka mengajak kepada keburukan. Orang yang menyuruh membenci kepada ulama juga bisa dimasukkan kategori setan ini kayaknya ya.. Apalagi skearang ini banyak juga ya yang mulai mencari kekayaan lewat dukun atau paranormal dengan syarat memuja kepada setan atau jin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. aryadevi media belajar siswa11 April 2013 13.36

      iya mas..itu tepa bana

      Hapus
  3. Banyak sekarang para muja setan ini dengan berkedok kebaikan dan lain-lainnya.
    Semoga terhindar akan hal seperti ini aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. aryadevi media belajar siswa11 April 2013 13.38

      iya...memberikan pandangan bahwa syetan dan sebangsanya itu hanya dongeng..ini salah satunya.

      Hapus
  4. Semoga kita bisa belajar dari kisah di atas

    BalasHapus
  5. setan sekarang yang pinter ngaji tapi doyan sapi ya..?

    BalasHapus
  6. sejarah selalu berulang, dan manusia banyak tak mau untuk belajar

    BalasHapus
  7. Selalu mendekatkan diri kepada sang Pencipta agar godaan yang syetan berikan bisa kita atasi :)
    Niche blog

    BalasHapus
  8. maksudnya sifat-sifat syaitan yg ada di dalam diri manusia,
    Nice blog, salam kenal

    BalasHapus

(Terima kasih sudah mau berkunjung ke Blog Arya-Devi sudut kelas media belajar siswa)
Komentar Anda sebagai masukan berharga dan juga sebagai jalinan interaksi antar pengguna internet yang sehat. Dan jika berkenan mohon dukungannya dengan meng-klik tombol G+.

Jika berkenan dengan artikel di Blog ini,Mohon dukungan dengan klik G+ di Aryadevi Sudut Kelas